Daerah
Trending

Alumni Lombok Mulai Beri Uang Saku Putra Putri Alumni yang Meninggal

Mataram, Ngabarintb – Program aksi sosial kepada sesama alumni terus digalakkan Pengurus Himpunan Keluarga Ponpes Wali Songo (HKPW) NTB. Setelah program memberikan uang duka kepada keluarga alumni yang meninggal dunia HKPW NTB khususnya di Lombok juga mulai menyalurkan bantuan uang atau uang saku kepada putra putri alumni yang meninggal dunia.

Untuk program ini diutamakan menyasar kepada anak yatim dari alumni dengan kriteria masih usia sekolah. Dan setelah didata sementara sudah ada anak anak yatim dari tiga orang alumni di Lombok yang telah meninggal dunia.

Diantaranya ada nama anak yatim dari Alumni 27, Ahmad Jahari yang tinggal di Punie Mataram. Untuk bantuan ini sudah disampaikan kepada putrinya langsung disaksikan orangtua (istri almarhum A Jahari/ dan keluarga.

“Alhamdulillah di bulan puasa ini kita sudah mulai menyalurkan kepada putra putri alumni. Dan yang pertama menerima adalah putri almarhum Ahmad Jahari atas nama Lia Jahary yang sekarang masih duduk di kelas 2 bangku SMK,” ujar H Munawir, Ketua HKPW NTB usai penyerahan dana sosial ini di kediaman almarhum alumni 27 tersebut.

Selain putri almarhum Jahari rencananya berdasarkan data sementara ada dua lagi anak yatim alumni yang akan segera mendapatkan dana ini.

“Semoga bermanfaat untuk para anak yatim alumni dan menjadi ladang amal jariah untuk alumni NTB,” ujar Munawir.

Selain dana saku bagi anak yatim alumni HKPW NTB juga kata Munawir memprogramkan bantuan untuk alumni yang sedang sakit. Terutama yang sedang opname di rumah sakit atau dalam masa perawatan rumah sakit.

“Dengan adanya program ini para alumni Wali Songo khususnya di Lombok bisa menumbuhkan rasa peduli dan cinta sesama alumni sehingga kedepan almamater Wali Songo akan tetap di hati untuk melakukan hal hal yang positif baik untuk alumni dan masyarakat,” harap alumni asal Cakranegara kota Mataram ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button